Dari MBC, KBM, wacana BBM (Beta Blogger Maluku) hingga kemudian berakhir dengan nama Arumbai. Disinilah kami sekarang, para jojaro dan mongare Ambon berkumpul menyatukan ide dan cinta pada Ambon lewat tulisan kami di dunia maya dan aksi kami di dunia nyata. Merayakan #2 tahun Blogger Maluku ini, setiap kami memposting tentang keterikatan masing-masing dengan komunitas. Kalau cerita soal awal terbentuk, sudah ada tempatnya di arumbai.org, kalo soal Seroja, juga sudah ada di sini dan sini. Jadi yang mau saya bahas disini adalah bagaimana para Arumbai-ers tiba tiba hadir dalam hidupku dan menjadi salah satu bagian penting.
Dimulai dari Tanase, almas, tulisan-tulisan almas banyak tentang idealismenya sebagai seorang pemuda Ambon. Dia sering “menyindir” untuk perbaikan dan kadang menohok serta menyentil kebanggaan sebagai putra Maluku.
Lalu Om Embong sekeluarga, keluarga kecil yang besar *dijitak* yang selalu dengan kaos hitam dan tenteng kamera kemana-mana. Ya iyalah, fotografer professional gitu lho. Meski blog sering tidak ter-apdet, meski prioritas utama adalah foto, tapi selalu ada support bagi kami di Arumbai, jarang ikut kopdar tapi sekalinya ikut, langsung brilian ide-idenya.
Lanjut dengan Mas Mamung, tulisannya bagus bagus, kasi banyak pencerahan. Kadang memposting hal sederhana yang tak lazim macam postingan soal jongkok atau duduk. Ide ide konyol dan kata kata spontan sering muncul dan bikin terpingkal.
Kemudian om Dharma, blogger ini selalu serius. Ya postingannya, ya kalo ketemunya. Kurang becanda-nya kalo sama Om Dhar, bawaannya seriuuuuus terus.
Iki dan Ello, dua alumnus pelat IAIN, angkatan lampu mati. Iki selalu tau apa yang dia mau dan tidak berhenti di kata tapi juga karya. Ello, cerpenis muda yang selalu semangat menelorkan karya dan membuat resensi dari banyak buku yang sudah dia baca, saya sering dibuat terkagum dengan tulisannya.
Ada bung Semmy Toding, apa ya? Apa ya? Pemuda asal Toraja ini banyak ilmunya. Tapi sedikit jaim.
Nia, perempuan jogja yang sedang merantau di Ambon, ramah, ketawa terus, sadar kamera dan celetuknya sering anh bin ajaib. Tulisannya mengundang senyum.
Hari Nugroho, nyong Tegal yang lucu, seru, postingannya sering narsis, sedang mencari jodoh *wkwkwkw* dan tabah *preet*. Saking tabahnya, sering dia diusili oleh kami, tapi gak pernah marah. Mungkin karena dia pikir, dosa dia dipindah ke kita kali ya.
Ada juga Ical dan Ary, alumni pelatihan IAIN yang jarang jarang ketemu tapi sering meng-gila kalo ketemu.
Terakhir Opa Brad, admin Arumbai yang cocok jadi anggota dewan (kata Mas Mamung), karena selalu menampung semua aspirasi kami. Baru sekali ketemu, meninggalkan kesan ramah dan bersahabat.
Ada juga yang lain seperti Sem dan Noel (baru pertama ketemu), Dhanie dan Sarah (gak pernah ketemu) dan banyak lagi yang tak bisa disebutkan satu satu karena keterbatasan saya.
Etapi, di setahun setengah pertama, dengan tidak mengurangi rasa hormat pada Tante Ivon dan Tiara (kan mereka satu paket dengan Om Embong), saya jadi yang paling cantik. Di setengah tahun terakhir ini, hadirlah nia dan sarah yang meramaikan dunia blogger Maluku. Saya yakin masih banyak wanita wanita cantik Ambon di luar sana yang punya blog. Gabunglah bersama kami. Akan ada keluarga baru, persahabatan baru dan tak akan disesali. Saya disini, mendapat satu keluarga baru yang jumlahnya cukup buat jadi panitia pernikahan saya nanti *tsah*…
- Postingan ini dalam rangka Ulang Tahun Arumbai yang ke-2, hari ini 4 April 2011.
- Puncak acara Ultah ke-2 Arumbai berupa Tabaos Arumbai yaitu Nonton Bareng Film Linimas(s)a dan Seminar Internet Sehat: Ambon, 8 – 9 April 2011.
Hanya ca eby yang bisa menjelaskan detail pribadi member Komunitas Blogger Maluku.
ReplyDeletejadi kangen ca2 eby.. *nyanyi lagu mellow*
eh, satu lagi, beta sibuk komentarin blog2 anak arumbai, nah beta sendiri posting tulisan seng jelas, ngawur malah. ini gara2 harus bantu tanase kerja buat kegiatan ini. beta hanya bisa sempat ngetik tulisan di warnet malah. itupun curi-curi waktu dari bang al yang maksa buat berembuk terus voor kegiatan jumat ini. parahnya, Tanase, waktu saya sedang mengetik tulisan ini, sedang lirik-lirikan sama cewek di warnet. Bikin kesal. Saya didiamkan kayak mie rebus, dan dia sibuk cekikikan sama cewek disampingnya. Mana ceweknya cantik lagi.. nasib.. nasib
turut berbahagia di hari jadi Arumbai :D
ReplyDeleteToma Maju.. bahagia bs brgabung n mnjadi bagian dari arumbai..
ReplyDeleteWalau blom prnah ketemu dgn teman2 arumbai tp thanks udah d welcome gabung dgn arumbai :)....
brharap bs berkontr yg brmanfaat d dunia nyata maupn maya bareng teman2 dr 1rumah *arumbai*....
Salam Toma Maju
Haagghhhhh ada namakuuuu, katanya aku lucu dan cantik serta ramah aduuu makasi ca eby *hahahahahaha fitnah diri sendiri*
ReplyDeletehayok aku, mau jadi panitia nikahan ca eby. yang jaga duit sama makanan ya :D